Cara Mengobati Penyakit Crohn – Namanya mungkin terdengar asing, tetapi penyakit Chron adalah penyakit radang usus kronis, menyebabkan peradangan pada semua lapisan lapisan sistem pencernaan, mulai dari mulut hingga usus. Namun, penyakit ini umumnya terjadi di usus halus, terutama di ileum dan usus besar (kolon). Kondisi ini bisa menyakitkan, membuat Anda merasa lemah dan terkadang dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa. Bagaimana cara mengobatinya?

Cara Mengobati Penyakit Crohn

Sebelum kita membahas cara mengobatinya, mari kita bahas gejalanya terlebih dahulu. Gejala yang terjadi pada orang dengan penyakit Crohn dapat berkisar dari ringan sampai sangat parah, dan dapat mempengaruhi bagian manapun dari sistem pencernaan pasien.

Gejala yang dimaksud mungkin termasuk:

  • Merasa sangat kelelahan.
  • Sakit perut dan kram yang semakin parah setelah makan.
  • Diare yang biasa terjadi.
  • Kotoran bercampur lendir dan darah.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Penurunan berat badan ekstrim yang tidak diinginkan.

Sementara itu, beberapa gejala yang dapat terjadi pada penderita penyakit Crohn namun tidak selalu muncul antara lain:

  • Demam lebih tinggi dari 38 derajat Celcius.
  • Nyeri sendi dan bengkak.
  • Peradangan dan iritasi pada mata (uveitis).
  • Ada rasa sakit di kulit yang menyebabkan kemerahan, seringkali di kaki.

Peradangan yang terjadi pada sistem pencernaan anak dapat menghambat penyerapan nutrisi dari makanan yang dikonsumsinya. Kasus penyakit Crohn yang terjadi pada anak akan menyebabkan mereka tumbuh lebih lambat dibandingkan pada anak sehat.

Cara Anda Mengobatinya

Pengobatan untuk penyakit Crohn biasanya hanya berfokus pada menghilangkan gejala yang dialami. Hingga saat ini, belum ada pengobatan atau obat yang dapat menyembuhkan penyakit Crohn secara tuntas. Pada orang dengan anak-anak, pengobatan penyakit Crohn juga berfokus pada peningkatan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Berikut beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala yang terjadi, yaitu:

  1. Pemberian Obat Anti Radang

Obat anti-inflamasi sering digunakan sebagai pengobatan pertama yang diberikan kepada penderita penyakit Crohn. Beberapa jenis obat anti inflamasi ini antara lain:

5-aminosalisilat oral. Jenis obat ini diberikan kepada penderita penyakit Crohn pada usus besar, tetapi tidak dapat mengobati penyakit Crohn pada usus kecil. Contoh obat ini adalah sulfasalazine dan mesalazine.

kortikosteroid. Diberikan jika pasien tidak berespon terhadap berbagai pengobatan yang diberikan untuk mengobati penyakit Crohn. Kortikosteroid dapat mengurangi respon inflamasi di berbagai bagian tubuh. Namun, perlu diingat bahwa kortikosteroid memiliki beberapa efek samping seperti pembengkakan wajah, diabetes, hipertensi, keringat malam, insomnia, dan hiperaktif. Kortikosteroid tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang. Durasi maksimum pemberian kortikosteroid pada penderita penyakit Crohn adalah 3-4 bulan.

  1. Imunosupresan

Dalam pengobatan penyakit Crohn, imunosupresan bekerja dengan menekan kerja sistem kekebalan tubuh sehingga respons inflamasi pada saluran pencernaan dapat diringankan.

  1. Antibiotik

Dapat mengurangi drainase cairan di fistula dan mengobati abses yang disebabkan oleh penyakit Crohn. Antibiotik juga dianggap dapat meredakan gejala dengan mengurangi populasi bakteri jahat yang meningkatkan respons sistem kekebalan di usus.

  1. Obat untuk Menurunkan Risiko Komplikasi

Untuk meredakan gejala dan mengurangi risiko komplikasi penyakit, dokter mungkin juga merekomendasikan beberapa obat, seperti:

  • Antidiare, misalnya psyllium atau metilselulosa. Untuk diare yang lebih parah, loperamide dapat diberikan.
  • Penawar rasa sakit. Untuk nyeri ringan, dokter biasanya akan menyarankan asetaminofen. Sedangkan ibuprofen dan naproxen sodium tidak diperbolehkan karena dapat memperburuk gejala penyakit Crohn.
  • Suplemen zat besi dan vitamin B12. Kedua suplemen tersebut dapat mengurangi terjadinya anemia akibat buruknya penyerapan zat besi dan vitamin B12 akibat penyakit Crohn.
  • Suplemen vitamin D dan kalsium, untuk mengurangi risiko osteoporosis.

Itulah sedikit penjelasan tentang penyakit Crohn, Penyakit ini juga bisa menyebabkan Fistula Ani jika tidak ditangani dengan cepat, segera konsultasikan kedokter agar tidak terjadi. Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut tentang ini atau masalah kesehatan lainnya seperti cara mengobati fistula ani kunjungi website resmi kami.