Bahaya Makan Panas yang Dibungkus Plastik – Makan di resto atau resto lain adalah salah satu hal yang tidak dianjurkan di masa pandemi. Karena virus corona lebih mungkin menular ketika Anda membuka masker untuk makan di tempat umum bersama orang lain.

Bahaya Makan Panas yang Dibungkus Plastik

Daripada makan di tempat atau lebih dikenal dengan istilah dining, Anda dianjurkan untuk memesan makanan hanya dari restoran kemudian membawa pulang makanan tersebut untuk dimakan di rumah. Nah, namun jika Anda ingin membawa pulang makanan dari luar, perhatikan kemasan yang digunakan untuk membungkus makanan tersebut. Pasalnya, tak jarang para penjual makanan kemasan makanan dalam kantong plastik. Tapi tahukah Anda, makanan yang masih panas saat dibungkus plastik bisa berbahaya bagi kesehatan Anda. Lihat ulasannya di sini.

Dapat menyebabkan kanker dan masalah kesehatan serius lainnya

Sebuah laporan dari laman Vanguard menemukan bahwa ahli ekologi Nnenna Didigu mengungkapkan bahwa makanan panas yang dikemas dalam kantong plastik berbahaya bagi kesehatan manusia. Hal ini karena makanan biasanya terkontaminasi dengan bahan kimia yang digunakan untuk membuat kantong plastik.

Ada beberapa bahan kimia dalam kantong plastik, seperti polietilen, polivinil klorida, dan polistirena, yang dapat berbahaya bagi manusia jika dikonsumsi. Selain itu, bahan kimia lain yang juga ditemukan dalam kantong plastik, yaitu styrene dan bisphenol-A, dapat menyebabkan kanker dan penyakit jantung serta mengganggu masalah reproduksi. Didigu mengungkapkan, jumlah penderita penyakit ginjal dan tenggorokan, kanker, dan infertilitas semakin meningkat. Ini sebagian besar karena banyak orang makan makanan panas yang dikirim dalam plastik atau kantong plastik.

Makanan yang dikemas dalam kantong plastik biasanya terkontaminasi bahan kimia tersebut saat panas atau dipanaskan. Ketika makanan panas dibungkus plastik, pertukaran kimia antara plastik dan makanan dimaksimalkan karena suhu tinggi dan sifat makanan. Ketika seseorang makan makanan panas yang dibungkus dalam kantong plastik untuk waktu yang lama, ia berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan yang serius.

  1. M Madhusudhan Babu, pengawas rumah sakit pemerintah King George, juga menyarankan agar tidak mengonsumsi air dalam wadah plastik yang terkena sinar matahari langsung, menurut New Indian Express. Air kemasan yang terkena sinar matahari pada suhu di atas 280 derajat Celcius bisa menjadi racun bagi tubuh manusia. Ini adalah penyebab banyak kasus gagal ginjal dan hati di antara orang Nigeria.

Tidak hanya berbahaya bagi kesehatan manusia, penggunaan banyak kantong plastik untuk kemasan makanan juga berdampak buruk bagi lingkungan. Ini karena kantong plastik tidak dapat terurai secara hayati.

Cara menghindari bahaya bahan kimia plastik

Karena ada banyak bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari makanan yang dibungkus plastik, sebaiknya hindari plastik sebagai kemasan makanan sebisa mungkin. Jika memungkinkan, bawalah wadah makanan sendiri jika ingin membeli makanan dari luar untuk dibawa pulang.

Selain itu, berikut tips yang bisa Anda terapkan untuk menghindari bahaya bahan kimia plastik:

  • Hindari menggunakan kantong plastik untuk membungkus makanan panas. Sebaiknya gunakan wadah makanan berbahan kaca atau stainless steel.
  • Jika Anda ingin menggunakan wadah makanan plastik untuk kemasan makanan, pastikan wadah tersebut berlabel food grade dan bebas BPA.
  • Hindari memanaskan makanan dalam wadah plastik di microwave.

Itulah bahaya kemasan makanan dalam kantong plastik. Jika Anda mengalami masalah kesehatan tertentu. Untuk menghindari hal ini ada baiknya kita menggunakan kemasan kertas untuk produk atau dagangan kita. kunjungi website temapack untuk beli kemasan kertas atau food grade supaya untuk produk Anda aman. temapack jual lunch box kertas yang aman untuk produk Anda, mungkin hanya ini informasi yang dapt kami berikan semoga informasi diatas bermanfaat bagi Anda semua.